Cara Perhitungan Usia Kehamilan

Kehamilan adalah hadiah yang terindah. Jangan sampai mengorbankan kesehatan kehamilan Anda.


Tips terkait Cara Perhitungan Usia Kehamilan: Pastikan Anda memiliki dokter kandungan langganan, dan lakukan konsultasi rutin.
Cara untuk menghitung usia kehamilan yang penting diketahui. Pengetahuan mengenai menghitung usia kehamilan hingga sekarang ini masih banyak ibu hamil yang belum memahaminya. Sesungguhnya hal yang satu ini adalah hal yang sangat penting untuk diketahui, pada saat menjalani kehamilan. Apabila seorang ibu mengetahui berapa usia kehamilannya, maka ibu hamil tersebut bisa mengetahui progress perkembangan, pertumbuhan organ janin, dan juga mengetahui apa saja kebutuhan janinnya. Selain itu juga mengetahui apa sajakah yang tak boleh dilakukan semasa usia kehamilan itu. Jadi apabila seorang ibu mengetahui usia kehamilannya, maka bisa mengetahui kapankah jadwal pemeriksaan yang tepat untuk ke dokter maupun ke bidan, dan kehamilan yang sehat hingga anak dilahirkan pun bisa didapatkan. Mari baca selengkapnya.


Metode tinggi puncak rahim untuk menghitung usia kehamilan


Cara perhitungan usia kehamilan ada yang menggunakan metode yang disebut “Tinggi puncak rahim”. Metode ini merupakan metode dengan meraba puncak rahim menonjol pada dinding perut. Dan perhitungan mulai dari tulang k*mal*an hingga puncak rahim. Contohnya apabila jarak tulang k*mal*an hingga puncak rahim yakni 18 cm, maka kehamilan ibu tersebut adalah 18 minggu. Metode perhitungan ini bisa dilakukan dengan memakai jari tangan. Tiap kenaikan sepanjang 3 jari tangan itu menunjukkan jika pertambahan usia yakni 3 minggu. Apabila puncak rahim telah berada pada atas pusar, maka kenaikan jari akan menunjukkan usia empat minggu. Tetapi cara menghitung usia kehamilan menggunakan cara tinggi puncak rahim sekarang sudah cukup jarang dilakukan, para ibu hamil lebih memilih menggunakan cara lainnya yang lebih praktis dan akurat.

Metode USG

Di perkembangan teknologi bidang medis sekarang ini, sudah ada yang namanya metode Ultrasonologi, Anda bisa melihat perkembangan dalam 3 dimensi, bukan 2 dimensi. Menggunakan USG, maka calon orang tua pun akan bisa melihat langsung bagaimanakah perkembangan dari janin di dalam kandungan. Karenanya, metode USG merupakan salah satu cara efektif untuk menghitung usia kehamilan. Ada beberapa hal yang harus Anda ketahui terkait USG ini.

GS

Atau Gestational Sac, cara GS ini digunakan dengan metode pengukuran diameter kantong kehamilan. Cara ini biasa dilakukan saat awal kehamilan sesudah dipastikan sudah ada kehamilan. Umumnya metode GS ini dilakukan ketika usia kehamilan mencapai 6 sampai dengan 12 minggu.

GRL

Yang kedua adalah Grown Rump Length. Di mana cara ini metodenya dengan pengukuran jarak di antara kepala beserta b*ko*g dari janin. Cara GRL ini dilakukan saat perkiraan usia antara 7 sampai dengan 14 minggu.

BPD

Yang ketiga adalah Biparietal Diameter. Di usia kehamilan yang perkiraan 12 minggu, mulai dihitung diameter dari kepala janin. Cara Bpd ini yang kemudian sering digunakan dalam mengontrol keadaan janin di dalam kandungan, apakah kondisi janin perkembangannya telah sesuai perhitungan dari metode kalender atau belum.

Dengan kalender hamil putar

Apabila Anda memeriksakan kehamilan pada dokter atau bidan, umumnya alat yang digunakan dalam menghitung usia kehamilan serta HPL atau Hari Perkiraan Lahir adalah kalender hamil putar. Ada juga kalender kehamilan yang dibuat secara online. Jadi bisa digunakan asalkan Anda ada koneksi internet. Untuk yang di dokter menggunakan kalender hamil putar fisik. Untuk cara kerja dari kalender hamil putar online, yakni click di kalender putar, arahkan mouse sesuai tanda pada alat, kemudian arahkan garis merah ke hari pertama dari ha*d terakhir. Kemudian akan terlihat macam petunjuk yang sesuai kehamilan, dan itu termasuk juga perkiraan panjang dan berat janin dan perkiraan calon bayi kapan siap lahir. Sekian artikel tentang metode menghitung usia kehamilan, semoga bermanfaat.


Subscribe to receive free email updates: