Mual pada Awal Kehamilan

Kehamilan adalah hadiah yang terindah. Jangan sampai mengorbankan kesehatan kehamilan Anda.


Tips terkait Mual pada Awal Kehamilan: Pastikan Anda memiliki dokter kandungan langganan, dan lakukan konsultasi rutin.
Rasa mual pada awal kehamilan merupakan sesuatu yang wajar, itu karena tubuh Anda sedang dalam proses penyesuaian. Anda bisa menjalani kondisi tersebut dengan sabar. Biasanya rasa mual yang muncul itu disertai rasa ingin muntah juga, khususnya pada awal-awal masa kehamilan. Orang-orang menyebut hal ini dengan nama “Morning sickness”. Walaupun serangan tersebut tak selalu datang ketika pagi hari saja, melainkan juga dapat terjadi pada waktu sore hari, beberapa wanita hamil bahkan ada yang merasakan rasa mual tersebut hingga sepanjang hari, mulai pagi sampai dengan malam hari. Mari baca selengkapnya.


Tubuh mempersiapkan diri

Kehamilan tentu saja akan menyebabkan perubahan di dalam tubuh, begitu pula sebelum kehamilan terjadi. Begitu terjadi proses pembuahan, maka tubuh akan mempersiapkan diri dalam menyambut kehamilan tersebut. Aktivitas hormon Human Chorionic Gonadotropin atau HCG merupakan salah satu perubahan yang terjadi. Namun yang menjadi masalah yaitu hormon tersebut kadang merangsang dinding lambung juga. Oleh karenanya, di samping lebih cepat dalam mengeluarkan gula di dalam darah, mengakibatkan rasa lapar timbul, begitu pula dengan rasa mual. Karena itu, aktifnya hormon HCG diduga merupakan faktor utama penyebab mengapa rasa mual pada ibu hamil muda dapat terjadi. Walaupun begitu, memang tak semua wanita hamil itu mengalami gangguan morning sickness tersebut. Juga banyak yang tak mengalami morning sickness semasa kehamilan mereka. Untuk ringan atau beratnya serangan tersebut juga tidaklah sama antara yang dialami oleh satu ibu hamil dengan ibu hamil yang lainnya. Untuk beberapa kondisi, ibu hamil tetap dapat minum dan makan walaupun serangan mual terjadi. Namun ada juga kondisi lain di mana ibu hamil bahkan tak bisa menyantap secuil makanan pun, karena rasa mual yang terjadi sudah terlalu parah, dan membuat sang ibu hamil tak nyaman.

Fisiologi tubuh

Perbedaan antara satu ibu hamil dengan ibu lainnya dalam hal morning sickness ini berbeda-beda karena karakter, pengalaman hidup wanita hamil, serta karakternya. Namun jangan salah, mual atau tidak, dalam taraf ringan atau berat, itu tak bisa dijadikan patokan dalam menilai apakah suatu kehamilan itu normal tak normal. Oleh karena itu, bagi Anda yang sedang dalam kondisi mengalami rasa mual tersebut ketika hamil, jangan khawatir, itu bukan berarti kehamilan tak sempurna. Dan sebaliknya, untuk yang sedang hamil namun tak mengalami mual sama sekali, itu juga bukanlah kehamilan tak sempurna, tak bisa dijadikan sebagai patokan. Biasanya masa penyesuaian yang dibutuhkan tak berlangsung dalam waktu lama. kadar hormon HCG yang meningkat itu diperkirakan akan mencapai puncak saat usia kehamilan sudah mencapai kurang lebih 10 minggu. Karena itulah sesudah melewati waktu tiga bulan pertama, rata-rata kondisi muntah dan mual di ibu hamil pun sudah menghilang.

Mengurangi rasa mual

Walaupun kehadiran hormon HCG dan rasa mual adalah hal yang wajar, tetapi jika Anda sudah merasa tak tahan, Anda dapat mencoba mengurangi rasa mual tersebut. Anda bisa konsultasi dokter kandungan, ini adalah jalan yang disarankan, Anda jangan mencari obat penghilang rasa mual di apotik sendiri. Anda harus ingat jika beberapa obat-obatan ada yang dapat memberikan pengaruh pada kesehatan janin di dalam kandungan. Kapan waktu yang tepat ke dokter kandungan, adalah jika rasa mual sudah membuat Anda tak mampu makan dan minum sama sekali, sebab Anda dapat kekurangan gizi karenanya. Sekian artikel mengenai mual pada awal kehamilan, semoga bermanfaat.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mual pada Awal Kehamilan"

Posting Komentar