Ciri Bayi alergi pada Susu Sapi

Kehamilan adalah hadiah yang terindah. Jangan sampai mengorbankan kesehatan kehamilan Anda.


Tips terkait Ciri Bayi alergi pada Susu Sapi: Pastikan Anda memiliki dokter kandungan langganan, dan lakukan konsultasi rutin.
Ciri bayi yang alergi pada susu sapi itu apa saja. Susu memang adalah minuman yang bergizi, yang memiliki warna putih pekat. Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya susu. Susu sendiri diproduksi oleh kelenjar susu dari makhluk mamalia, dari hewan dan manusia. Untuk hewan, salah satu produknya adalah susu sapi, walaupun sekarang sudah berkembang hingga susu kuda dan susu kambing juga. Tetapi yang populer adalah susu sapi, termasuk susu untuk bayi. Susu memang termasuk makanan utama bagi para bayi baru lahir. Di mana komponen utama dari susu dapat menopang pertumbuhan bayi dengan baik. Susu sapi merupakan susu yang paling sering dikonsumsi, bukan susu kambing ataupun susu kuda, walaupun ada beberapa orang yang memang menyukai susu tersebut. Mari baca selengkapnya.


Susu formula


Susu sapi juga banyak dijumpai pada produk susu formula. Ini merupakan sesuatu yang tidak aneh, sebab komponen senyawa di dalam susu sapi itu sangat lengkap. Bayangkan, Anda dapat menemukan kalsium, kalori, karbohidrat, protein, lemak, vitamin C, vitamin B1, vitamin A, fosfor dan kandungan air juga tentunya. Walaupun susu termasuk minuman bergizi yang menyehatkan, tetapi terkadang susu memiliki efek yang beragam ke bayi, dari gangguan pencernaan sampai dengan gangguan kulit. Anda perlu mengetahui jika bayi Anda memiliki alergi pada susu, dan hentikan konsumsi susu sapi. Apa saja pola klinis dari bayi yang alergi pada susu sapi?

Gejala alergi susu sapi


Untuk gejala umumnya, yaitu:

Gangguan saluran cerna: Ini termasuk gejala umum jika bayi memiliki alergi ke susu sapi. Biasanya bayi akan muntah, cegukan dan kembung.
Selain itu bayi juga akan sering mulet, buang angin atau kentut, dan juga rewel serta gelisah ketika malam hari tiba. Bayi dengan alergi pada susu sapi akan sering buang air besar, walaupun di kondisi tertentu ada bayi yang justru menderita konstipasi. Untuk kotoran, bayi dengan alergi biasanya akan bertekstur cair, warna hijau, bau lebih tajam.

Hernia Umbilikalis: Area pusar yang menjadi menonjol.

Kulit sensitif: Gejala ketiga adalah kulit bayi menjadi lebih sensitif. Sering muncul bisul warna merah atau bintik warna merah, khususnya pada daerah pipi, sekitar mulut, dan daerah telinga. Selain itu juga pada bagian kulit kepala dapat muncul kerak, serta bercak hitam di kulit, yang terlihat layaknya bekas dari gigitan nyamuk. Telinga dan mata juga akan sering gatal, dengan kondisi kelenjar di bagian belakang kepala yang semakin membesar.

Kotoran telinga: Bayi dengan alergi susu sapi akan memiliki kotoran telinga berbau tajam dan jumlahnya berlebih.

Lidah: Pada lidah, gejala yang dapat Anda lihat adalah bercak putih nampak seperti jamur di lidah. Bibir bayi akan cenderung kering, sementara bagian bibir bawah dari bayi di bagian tengah akan nampak lebih gelap dan kebiruan.

Mata: Bayi dengan alergi susu sapi, bagian mata mereka akan lebih sensitif. Selain itu bayi juga akan menjadi sering berair, serta penuh dengan kotoran, dengan kata lain belekan.

Produksi keringat: Gejala berikutnya yaitu produksi keringat bayi yang berlebihan, walaupun suhu sekitar dingin. Di mana keringat tersebut umumnya muncul pada daerah dahi bayi.

Itu adalah ciri-ciri fisik bayi yang memiliki alergi pada susu sapi. Sementara itu, untuk ciri psikologis juga dapat terjadi pada bayi.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ciri Bayi alergi pada Susu Sapi"

Posting Komentar