Aktivitas bayi di Dalam Kandungan

Kehamilan adalah hadiah yang terindah. Jangan sampai mengorbankan kesehatan kehamilan Anda.


Tips terkait Aktivitas bayi di Dalam Kandungan: Pastikan Anda memiliki dokter kandungan langganan, dan lakukan konsultasi rutin.
Aktivitas bayi di kandungan perut ibu hamil itu seperti apa saja, Anda tentu penasaran bukan? Memang mengetahui aktivitas janin itu adalah hal yang menyenangkan, sembari menunggu hari kelahiran tiba. Anda mungkin sudah menyadari hal ini, namun Anda bingung aktivitas apa saja yang bayi Anda lakukan di dalam perut. Umumnya banyak yang menggambarkan jika aktivitas bayi dalam kandungan itu diam serta tenang, walaupun fakta sesungguhnya tidaklah seperti itu. Janin yang berada dalam kandungan seorang wanita tak hanya berdiam diri, namun bergerak cukup aktif hingga waktu mereka dilahirkan ke dunia nanti. Cukup banyak hal yang menakjubkan terjadi kala janin masih dalam kandungan seorang ibu. Mari baca selengkapnya.


Apa saja aktivitas bayi dalam kandungan


Merasa kaget: Bayi juga dapat merasa kaget. Adapun aktivitas yang dapat dilakukan oleh bayi dalam kandungan itu berdasarkan usia kandungan, jadi tidak selalu sama jika berbeda usia. Jika usia janin sudah mencapai 9 minggu, suara keras di sekitar janin dapat menimbulkan reaksi padanya, itu juga termasuk ketika janin mendengar ibu hamil bersin atau mendengar suara keras lainnya. Janin dapat merasa kaget ketika usianya sudah mencapai lebih dari sembilan minggu. Adapun bagaimana janin terkejut dalam kandungan yaitu gerakan langsung seketika, contohnya ketika janin menendang-nendang perut sang ibu.

Merasa kehadiran ditolak


Jangan salah, bayi juga dapat merasakan jika kehadiran mereka di dunia ditolak, khususnya oleh orang tua mereka. Kondisi tersebut dapat disebabkan karena beberapa faktor. Bayi yang merasa ditolak juga pertumbuhannya akan terpengaruh. Perasaan tak nyaman yang dimiliki oleh seorang ibu akan tersambung dalam otak bayi. Karena itu bayi dalam kandungan juga bisa ikut merasakan jika kehadiran mereka itu ditolak atau diinginkan. Itu akan mempengaruhi psikologi anak ketika sudah besar nanti, entah menjadi pribadi inferior, rasa rendah diri, tak percaya diri, serta menjadi seseorang yang merasa tak diharapkan dan mempunyai masalah dalam pengendalian emosi. Begitu banyak yang berpengaruh semasa kehamilan.

Merasakan makanan

Bulan keempat

Pada bulan keempat kehamilan, bayi dalam kandungan bisa meneguk serta menghirup macam makanan yang dikonsumsi oleh ibu hamil, dari cairan ketuban. Ketika sudah memasuki trimester ke 3, bayi dapat merasakan jika makanan tersebut pahit, manis, asam, atau memiliki aroma khas, contohnya bawang putih. Kemampuan tersebut dapat menunjukkan preferensi bayi terhadap selera makanan tertentu. Bayi juga akan memberikan reaksi terhadap apa yang dimakan atau dikonsumsi oleh ibu mereka.

Bayi merasa stress dalam kandungan


Yang berikutnya, bayi ternyata juga bisa merasa stress ketika mereka di dalam kandungan. Stress merupakan hasil stimulus yang benar-benar besar. Tak hanya terjadi kepada orang dewasa saja, bahkan bayi dapat merasakan stress, mulai dari mereka berada dalam kandungan sang ibu. Adapun stress pada bayi tersebut karena stress yang dialami oleh sang ibu juga. Karena itulah para ibu hamil disarankan jangan membiarkan stress berlarut-larut, harus tenang dan relaks. Karena jika tidak maka kesehatan bayi dalam kandungan pun akan ikut terganggu. Semakin bertambah usia kandungan seorang wanita, hormon stress pun juga akan bertambah, bahkan teori ini sudah dibuktikan oleh penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya. Perubahan hormon itu kemudian akan ikut masuk dalam plasenta, yang seterusnya bisa mempengaruhi janin. Sekian artikel tentang aktivitas bayi di dalam kandungan, semoga bermanfaat.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Aktivitas bayi di Dalam Kandungan"

Posting Komentar