Memilih kemasan yang baik untuk menyimpan ASI

Kehamilan adalah hadiah yang terindah. Jangan sampai mengorbankan kesehatan kehamilan Anda.


Tips terkait Memilih kemasan yang baik untuk menyimpan ASI: Pastikan Anda memiliki dokter kandungan langganan, dan lakukan konsultasi rutin.
Memilih kemasan yang baik untuk menyimpan ASI itu penting, agar ASI tidak rusak dan dapat digunakan oleh bayi Anda. Seperti yang sudah Anda mengerti jika ASI itu benar-benar penting, khususnya untuk pertumbuhan anak Anda. Karena itu, walaupun Anda sebagai seorang ibu juga sebagai seorang wanita karir – Di mana Anda benar-benar sibuk dan tidak memiliki waktu lebih untuk memberikan ASI kepada bayi Anda, itu tidak dapat menjadi alasan. Anda harus tetap memberikan ASI bagaimanapun caranya, karena itu Anda dapat mempersiapkan ASI ketika Anda memiliki waktu senggang. Sekarang di beberapa kantor sudah disediakan ruangan khusus, ruangan yang dibangun memang untuk ibu yang bekerja, supaya bisa menyusui. Namun tak sepenuhnya kantor yang ada menyediakan fasilitas tersebut, khususnya kantor yang skala perusahaannya skala kecil hingga menengah. Mari baca selengkapnya.


Memang untuk masalah di atas tersebut, solusi terbaik adalah menyiapkan ASI sebelumnya. Sehingga ketika bekerja Anda tetap akan bisa memberikan ASI kepada bayi kesayangan. Tanpa harus bersusah payah lagi mencari tempat untuk menyusui. Tetapi tentunya, Anda akan membutuhkan kemasan yang benar-benar baik, dengan begitu ASI tidak akan rusak walau sudah disimpan. Sesungguhnya ASI itu memiliki daya tahan yang cukup lama, apabila Anda menyimpan produk ASI pada lemari pendingin, dan tentunya kemasan yang tepat. Bahan yang digunakan untuk tempat menyimpan ASI tentulah bukan bahan sembarangan. Ada bahan khusus yang memang dasarnya digunakan untuk kebutuhan menyimpan ASI tersebut.

Bahan-bahan kemasan yang cocok untuk menyimpan ASI


Adapun bahan-bahan tersebut yakni plastik keras, plastik lentur, kaca, dan bahan kemasan stainless steel juga bagus. Bahan-bahan tersebut merupakan bahan-bahan yang biasa digunakan, walaupun ada beberapa bahan yang lebih direkomendasikan dibandingkan yang lainnya. Bahan-bahan yang terbaik tersebut adalah bahan kaca. Bahan kemasan penyimpan ASI dari kaca lebih aman untuk digunakan, selain itu lebih bebas dari ancaman kontaminasi. Namun yang merepotkan dari bahan kaca adalah bahannya mudah pecah, khususnya jika Anda membawa kemasan yang sudah diisi ASI di jalan.

Solusi lainnya adalah menggunakan kemasan ASI berbahan plastik. Kemasan yang menggunakan bahan ini adalah kemasan yang termudah untuk Anda temukan. Namun ketelitian lebih dalam memilih kemasan berbahan plastik akan Anda butuhkan. Jika Anda tidak menemukan kode jenis plastik pada kemasan tersebut, sebaiknya hindari, karena yang ditakutkan bahan plastik yang digunakan kurang bagus. Kode tersebut tentu saja mempunyai arti yang tidak sama, terdapat kode di mana kemasan plastik dapat digunakan berulang kali, namun ada juga kemasan plastik yang hanya aman dipakai satu kali saja. Ini benar-benar butuh perhatian lebih, jangan memutuskan sendiri. Apalagi yang akan menggunakan ASI dalam kemasan plastik tersebut nanti adalah bayi Anda, di mana daya tahan tubuh bayi masih rentan dibandingkan orang dewasa.

Daftar kode plastik



Dengan kode angka 6. Tak baik digunakan dalam menyimpan makanan, sulit untuk didaur ulang.

PP (Polypropylene)

Dengan kode angka 5. Termasuk bahan plastik yang paling baik digunakan sebagai kemasan minuman dan kemasan makanan, termasuk untuk menyimpan ASI serta berbagai makanan bayi.

LDPE (Low Density Polyethylene)

Logonya segitiga daur ulang, bisa juga lingkaran yang ada angka empat pada bagian tengah kemasannya. Cocok digunakan dalam menyimpan aneka bahan makanan berulang kali.

PVC (Polyvinyl Chloride)

Simbolnya yakni simbol lingkaran bertuliskan angka 3 pada bagian tengahnya, atau segitiga. Tak cocok digunakan menyimpan aneka bahan makanan, termasuk tak cocok menyimpan ASI.

HDPE (High Density Polyethylene)

Simbolnya yaitu segitiga panah – Terdapat angka 2 pada bagian tengahnya. Bahan ini tahan pada suhu tinggi, namun direkomendasikan hanya satu kali pakai saja, bukan untuk pemakaian berulang.

PETE atau PET (Polyethylene Etilen Terephalate)

Simbolnya yaitu segitiga panah, ada angka satu pada bagian tengahnya. Plastik jenis PETE ini Cuma dianjurkan satu kali pemakaian, contohnya yakni kemasan plastik untuk air mineral.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Memilih kemasan yang baik untuk menyimpan ASI"

Posting Komentar