Cara menggendong bayi yang baru lahir sampai usia 8 bulan

Kehamilan adalah hadiah yang terindah. Jangan sampai mengorbankan kesehatan kehamilan Anda.


Tips terkait Cara menggendong bayi yang baru lahir sampai usia 8 bulan: Pastikan Anda memiliki dokter kandungan langganan, dan lakukan konsultasi rutin.
Cara menggendong bayi yang baru lahir sampai usia 8 bulan, walau kegiatan menggendong bayi adalah hal yang lucu dan menyenangkan, khususnya untuk orang tua, tetapi tetap tak boleh dilakukan secara sembarangan. Anda harus berhati-hati terhadap dampak negatif dari cara menggendong yang salah. Kesehatan bayi dapat terganggu karenanya, dampak yang ditimbulkan bisa benar-benar fatal. Karena alasan itulah, orang tua sebaiknya mengerti bagaimana cara menggendong bayi yang sesuai usia bayi supaya bayi tetap aman di pangkuan bunda. Metode untuk menggendong bayi itu berbeda tiap-tiap umur mereka. Anda sebagai orang tua sebaiknya mengerti tentang ini, mari baca selengkapnya.


Menggendong bayi yang berusia 0 hingga 3 bulan


Cara atau teknik untuk menggendong bayi yang berusia 0 hingga 3 bulan yakni dengan membungkukkan badan pada arah bayi dalam keadaan terlentang. Selanjutnya Anda selipkan 1 buah tangan Anda ke bagian leher supaya bisa menyangga kepala bayi, Anda posisikan tangan Anda ke bagian belakang badan bayi supaya bisa menopang bagian punggung bayi. Sesudahnya Anda letakkan kepala bayi, punggung, leher di lipatan siku dari tangan kiri, juga bisa tangan kanan. Telapak tangan Anda yang satunya bisa digunakan untuk menopang bokong – Lalu kaki bayi Anda topang menggunakan lengan. Anda posisikan si bayi supaya dekat dengan dada, jadi sang bayi pun akan merasa nyaman karenanya.

Andapun bisa menggendong bayi menggunakan posisi tegak, kepala si bayi pada bagian atas bahu, menghadap arah belakang. Anda sandarkan bagian dada bayi ke dada Anda, lalu topang bagian leher bayi memakai 1 tangan, sementara tangan lain menopang punggung bayi, juga pantat bayi. Bayi yang usianya lebih dari satu bulan bisa diposisikan setengah duduk. 1 tangan Anda menyangga pada bagian pantat bayi, tangan Anda yang lain memegang bagian dada mereka. Anda harus memastikan jika kepala bayi sudah tersandar ke dada.

Menggendong bayi yang berusia 3 hingga 6 bulan


Pada umur 3 hingga 6 bulan, umumnya bayi merasa lebih senang saat digendong menggunakan posisi duduk dengan arah depan. Bayi pada usia ini sudah dapat duduk pada pangkuan, bayi tak akan betah lagi jika Anda baringkan. Pada usia ini, yang sudah memasuki umur 4 bulan, posisi bayi sudah lebih luwes, bayi dapat digendong menghadap arah belakang, arah depan, juga bisa berhadapan. Lalu ketika usia bayi mencapai 5 bulan, Anda sebaiknya memakai kain gondongan karena tubuh bayi menjadi lebih berat. Posisi bayi bisa didudukkan di pinggang, pada bagian depan perut, posisi yang berhadapan, caranya topang memakai salah 1 lengan. Cara ini memungkinkan Anda untuk melakukan aktivitas sembari menggendong bayi lebih mudah dibandingkan cara menggendong yang lain.

Menggendong bayi yang berusia lebih dari 6 bulan


Bayi pada usia ini sudah agak berat, bagian otot dan tulang bayi semakin kuat, karena itu berbagai pilihan posisi untuk menggendong dapat Anda gunakan. Contohnya posisi duduk di mana bagian tubuh bayi dibuat setengah berhadapan ke badan Anda, ke 2 tangan Anda dapat menopang bagian pantat serta pinggang sang bayi, Anda juga boleh memakai alat gendong bayi yang posisi duduk jika Anda mau.

Menggendong bayi yang berusia > 8 bulan


Ketika usia ini sudah tercapai, orang tua tetap perlu menggendong bayi. Namun Anda juga bisa membiarkan anak bereksplorasi, baik di lantai maupun di kasur. Biarkan anak belajar mengenal lingkungan sekitar mereka. Bayi pada usia ini sudah bisa belajar berdiri, merangkak, merambat sampai berjalan. Apabila ingin menggendong bayi di usia ini, caranya sama dengan menggendong bayi yang berusia > 6 bulan.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara menggendong bayi yang baru lahir sampai usia 8 bulan"

Posting Komentar